TATA KELOLA PERUSAHAAN

Sistem Pengendalian Internal

PRINSIP SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL

Sistem pengendalian internal Perseroan sejalan dengan sistem pengendalian internal yang berlaku secara internasional menurut Committee of Sponsoring Organization of the Tradeway Commission (COSO). Prinsip sistem pengendalian internal Pertamina terdiri dari beberapa komponen, yaitu lingkungan pengendalian (control environment), penilaian risiko (risk assessment), aktivitas pengendalian (control activities), informasi dan komunikasi (information and communication) dan pemantauan (monitoring).

PENGENDALIAN AKTIVITAS OPERASIONAL DAN KEUANGAN DALAM PENGENDALIAN AKTIVITAS OPERASIONAL

Perseroan melakukan penegakan integritas dan nilai etika, mendorong pegawai untuk melaksanakan aturan dan kebijakan Perseroan, mengimbau pekerja untuk menampilkan sikap keteladanan dalam sikap dan perbuatan, menegakkan tindakan kedisiplinan atas pelanggaran peraturan, menetapkan kebijakan diskresi terkait intervensi terhadap kebijakan manajemen, meminimalisir potensi terjadinya benturan kepentingan, menyusun SOP dan standar kompetensi, mengupayakan kepemimpinan yang kondusif, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat. Dalam pengendalian aktivitas keuangan, Pertamina menetapkan kebijakan mengenai pengendalian intern atas pelaporan keuangan atau Internal Control over Financial Reporting (ICoFR) serta pelaksanaan evaluasinya. Penerapan kebijakan ini mengarahkan, melaksanakan, mengevaluasi dan melaporkan efektivitas pengendalian intern baik tingkat entitas maupun transaksional termasuk pengendalian intern yang difasilitasi oleh Information Technology (IT General Control & IT Application Control). Dalam jangka panjang, penerapan ICoFR memberikan keyakinan kepada pemangku kepentingan atas efektivitas pengendalian intern dalam pelaporan keuangan dan meningkatkan kepercayaan terhadap Perseroan dan Manajemen Perseroan.

KESESUAIAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DENGAN KERANGKA COSO

Pertamina telah mengadaptasi dan menyesuaikan penerapan sistem pengendalian internal dengan kerangka COSO dengan mengimplementasikan 5 komponen dan 17 prinsip yang ditentukan dalam kerangka COSO. Terkait dengan aspek manajemen risiko dalam system pengendalian internal, Pertamina juga merujuk pada (ISO) 31000:2009 Risk Management - Principles and Guidelines. Kesesuaian sistem pengendalian internal dengan kerangka COSO bertujuan agar Pertamina mampu menentukan sasaran yang sesuai dengan visi dan misi Perseroan, memastikan efektivitas dan efsiensi penggunaan sumber daya, mengutamakan kepercayaan pelaporan dan mematuhi peraturan perundangan yang berlaku.

EVALUASI ATAS EFEKTIVITAS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL

Secara berkala, Pertamina memonitor atas efektivitas pengendalian internal (on-going monitoring), kemudian dilanjutkan dengan evaluasi terpisah (separate evaluation) yang dilakukan oleh Pertamina Internal Audit dan menganalisis hasil yang didapatkan. Hasil evaluasi atas pelaksanaan sistem pengendalian internal menjadi salah satu dasar evaluasi manajemen terhadap efektivitas sistem pengendalian internal untuk menentukan perbaikan dan penyempurnaan sistem ataupun kebijakan yang memungkinkan manajemen dapat secara lebih efektif menjalankan kegiatan operasional Perseroan. Pengendalian internal di lingkungan Perseroan senantiasa dievaluasi guna mengikuti perkembangan bisnis dan mendukung kinerja Perseroan.

186
PERTAMINA Laporan Tahunan 2018