PROSES PEMILIHAN TOPIK LAPORAN

Dalam Laporan ini Pertamina menyajikan topiktopik pembahasan yang penting bagi keberlanjutan Perusahaan dan Pemangku Kepentingan. Pemilihan topik laporan dilakukan melalui tahapan identifikasi, prioritasi dan tinjauan terhadap topik-topik keberlanjutan yang dihadapi Perusahaan sepanjang tahun 2018.

Identifikasi

Pertamina mengidentifikasi topik-topik yang relevan dengan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan dari aktivitas, produk, dan jasa yang dilakukan Perusahaan. Identifikasi merujuk pada topik-topik material dalam Consolidated Set of GRI Sustainability Reporting Standards 2016 yang dikeluarkan oleh Global Sustainability Standards Board (GSSB). Identifikasi dilakukan dalam Focus Group Discussion (FGD) pada 12-13 November 2018 dan menghasilkan topik-topik yang relevan dengan keberlanjutan Pertamina sebagai berikut:

1. Kinerja Ekonomi

2. Keberadaan Pasar

3. Dampak Ekonomi Tidak Langsung

4. Antikorupsi

5. Perilaku Antipersaingan

6. Material

7. Energi

8. Keanekaragaman Hayati

9. Emisi

10. Efluen dan Limbah

11. Kepatuhan Lingkungan

12. Penilaian Lingkungan Pemasok

13. Kepegawaian

14. Hubungan Tenaga Kerja/Manajemen

15. Kesehatan dan Keselamatan Kerja

16. Pelatihan dan Pendidikan

17. Keanekaragaman dan Kesempatan Setara

18. Non-Diskriminasi

19. Kebebasan Berserikat dan Perundingan Kolektif

20. Kerja Paksa atau Wajib Kerja

21. Masyarakat Lokal

22. Penilaian Sosial Pemasok

23. Kesehatan dan Keselamantan Pelanggan

24. Pemasaran dan Pelabelan

25. Kepatuhan Sosial Ekonomi

Prioritasi

Kami memprioritaskan topik-topik yang relevan dalam matriks materialitas untuk memilih topik material berdasarkan kriteria:

1. Tingkat kepentingan topik tertentu bagi keberlanjutan Pertamina

2. Pengaruh dampak dari topik tertentu terhadap pemangku kepentingan

Setiap topik yang relevan tersebut di atas kemudian dilakukan pengujian melalui survei uji materialitas kepada pemangku kepentingan internal dan eksternal Perseroan. Responden diminta menilai tingkat kepentingan setiap topik dengan memberikan skor 1-5 dengan panduan sebagai berikut:

1. Sangat tidak penting

2. Tidak penting

3. Agak Penting

4. Penting

5. Sangat penting

Topik material adalah topik-topik yang termasuk dalam kategori “Penting dan Sangat Penting” atau minimal mendapat skor 4 dalam Matriks Materialitas, baik skor dari pemangku kepentingan internal maupun eksternal. Hasil uji materialitas kemudian ditinjau oleh Manajemen.

Tinjauan

Topik-topik material hasil survei uji materialitas didiskusikan lebih lanjut oleh Manajemen untuk memperoleh masukan, evaluasi, dan persetujuan. Berdasarkan hasil tinjauan manajemen terdapat 10 topik yang termasuk kategori “Penting dan Sangat Penting” atau mendapatkan "Skor Tinggi" sebagai berikut: [102-47]

Topik Ekonomi

1.Kinerja Ekonomi

3.Dampak Ekonomi Tidak Langsung

4.Antikorupsi

Topik Lingkungan

7. Energi

8. Keanekaragaman Hayati

9. Emisi Topik Sosial

13. Kepegawaian

21. Masyarakat Lokal

23. Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan

24. Pemasaran dan Pelabelan

Sementara itu, topik-topik yang lain masuk dalam kategori "Agak Penting" yaitu yang mendapat skor 3-4 atau "Skor Sedang." Dalam survei uji materialitas tidak ada topik yang mendapat nilai 2 atau 1.

Berikut Topik yang termasuk kategori "Agak Penting" atau mendapat "Skor Sedang":

Topik Ekonomi

2. Keberadaan Pasar

5. Perilaku Antipersaingan

Topik Lingkungan

6. Material

10. Efluen dan Limbah

11. Kepatuhan Lingkungan

12. Penilaian Lingkungan Pemasok Topik Sosial

14. Hubungan Tenaga Kerja/Manajemen

15. Kesehatan dan Keselamatan Kerja

16. Pelatihan dan Pendidikan

17. Keanekaragaman dan Kesempatan Setara

18. Non-diskriminasi

19. Kebebasan Berserikat/Perundingan Kolektif

20. Kerja Paksa atau Wajib Kerja

22. Penilaian Sosial Pemasok

25. Kepatuhan Sosial Ekonomi

Penerapan Prinsip-Prinsip Pelaporan

Prinsip-prinsip pelaporan sesuai Standar GRI berikut ini diterapkan pada langkah-langkah perencanaan, penyusunan dan evaluasi Laporan Keberlanjutan.

• Prinsip Keinklusifan Pemangku Kepentingan dan Prinsip Konteks Keberlanjutan diterapkan pada proses identifikasi topik-topik keberlanjutan yang relevan dengan proses bisnis Pertamina dan hal-hal penting yang menjadi perhatian pemangku kepentingan kami

• Prinsip Materialitas diterapkan pada Proses Identifikasi untuk menetapkan topik-topik yang material

• Prinsip Kelengkapan diterapkan dalam penyusunan data dan informasi dalam pelaporan ini agar konsisten dengan ruang lingkup Laporan Keberlanjutan ini.

Perubahan dalam Pelaporan [102-49]

Pada Laporan Keberlanjutan 2018 terdapat perubahan Topik Material dan Batasan Topik dibanding tahun 2017. Jika pada Laporan ini terdapat 10 Topik Material, pada tahun 2017 terdapat 12 Topik Material, yaitu:

Topik-topik yang relevan dengan keberlanjutan Pertamina:

1. Kinerja Ekonomi

2. Produksi dan Cadangan

3. Dampak Ekonomi Tidak Langsung

4. Antikorupsi

5. Masyarakat Setempat

6. Emisi

7. Kepatuhan Lingkungan

8. Energi

9. Kesehatan dan Keselamatan Kerja

10. Integritas Aset dan Keselamatan Proses

11. Pendidikan dan Pelatihan

12. Pengganti Bahan Bakar Fosil

14
PERTAMINA Laporan Keberlanjutan 2018