KETERLIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN

Pemangku kepentingan adalah kelompok atau individu yang memiliki dampak secara langsung atau pengaruh yang besar terhadap kegiatan bisnis Pertamina. Dengan posisi yang begitu strategis, maka Perseroan berkomitmen untuk membangun hubungan yang harmonis dengan segenap pemangku kepentingan, dan berupaya melibatkan mereka sesuai dengan kompetensi masing-masing. Interaksi dengan pemangku kepentingan adalah proses yang berlangsung setiap saat sebagai bagian dari pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik.

Komitmen Pertamina kepada pemangku kepentingan diungkapkan dengan jelas dalam Code of Conduct Pertamina, yang menjadi acuan bagi setiap Insan Pertamina dalam keterlibatannya dengan pemangku kepentingan, sesuai dengan tujuan dan kapasitasnya dalam rangka mencapai keseimbangan dan harmoni. Dalam mengelola pemangku kepentingan, Stakeholder Relations dan Corporate Secretary serta jajarannya di Unit Operasi/Area/Anak Perusahaan berperan sebagai penghubung Perusahaan dengan pemangku kepentingan yang terkait. Pertamina melakukan identifikasi pemangku kepentingan dengan merujuk pada AA1000 Stakeholder Engagement Standard (SES) 2015 yang dikeluarkan oleh Account Ability’s, yang membagi ke dalam 5 (lima) atribut sebagai berikut:

1. Dependency (D)

Jika Perusahaan memiliki ketergantungan pada individu atau kelompok, atau sebaliknya.

2. Responsibility (R)

Jika Perusahaan memiliki tanggung jawab legal, komersial atau etika terhadap individu atau kelompok.

3. Tension (T)

Jika individu atau kelompok membutuhkan perhatian segera dari Perusahaan terkait isu ekonomi, sosial atau lingkungan.

4. Influence (I)

Jika individu atau kelompok memiliki pengaruh terhadap Perusahaan atau strategi atau kebijakan pemangku kepentingan lain.

5. Diverse Perspective (DP)

Jika individu atau kelompok memiliki pandangan yang berbeda yang dapat mempengaruhi situasi dan mendorong adanya aksi yang tidak ada sebelumnya.

Setelah dilakukan pemetaan, pemangku kepentingan Pertamina adalah sebagai berikut:

 

18
PERTAMINA Laporan Keberlanjutan 2018