PROFIL PERUSAHAAN

Bidang Usaha

Kegiatan usaha Pertamina sesuai dengan Keputusan Menteri BUMN selaku RUPS tanggal 24 November 2016 tentang Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina yang dinyatakan pada akta No. 27 tanggal 19 Desember 2016, adalah kegiatan usaha di bidang penyelenggaraan usaha energi, yaitu minyak dan gas bumi, energi baru dan terbarukan, serta kegiatan lain yang terkait atau menunjang kegiatan usaha di bidang energi, yaitu minyak dan gas bumi, energi baru dan terbarukan tersebut serta pengembangan optimalisasi sumber daya yang dimiliki Perusahaan.

Berdasarkan Anggaran Dasar, Pertamina dapat melaksanakan usaha utama, antara lain melaksanakan:

1. Eksplorasi minyak dan gas bumi;

2. Eksploitasi minyak dan gas bumi;

3. Kegiatan di bidang energi listrik termasuk tetapi tidak terbatas pada eksplorasi dan ekploitasi energi panas bumi, pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP), pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) dan energi listrik yang dihasilkan Perusahaan;

4. Kegiatan pengolahan yang menghasilkan bahan bakar minyak (BBM), bahan bakar khusus, non bahan bakar minyak (non-BBM), petrokimia, bahan bakar gas (BBG), LNG, GTL dan hasil/ produk lainnya baik produk akhir ataupun produk antara;

5. Kegiatan penyediaan bahan baku, pengolahan, pengangkutan, penyimpanan dan niaga bahan bakar nabati (BBN);

6. Kegiatan pengangkutan minyak bumi, BBM, BBG dan/atau hasil/ produk lain melalui darat, air dan/atau udara termasuk pengangkutan gas bumi melalui pipa;

7. Kegiatan penyimpanan (penerimaan, pengumpulan, penampungan dan pengeluaran) minyak bumi, BBM, BBG dan/atau hasil/produk lain pada lokasi di atas dan/atau di bawah permukaan tanah dan/atau permukaan air;

8. Kegiatan niaga (pembelian, penjualan, ekspor, impor) minyak bumi, BBM, BBG dan/atau hasil/ produk lain, termasuk niaga energi listrik;

9. Kegiatan pengembangan, eksplorasi, produksi dan niaga energi baru dan terbarukan.

Selain kegiatan usaha utama tersebut di atas, Pertamina dapat melakukan kegiatan usaha dalam rangka optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki untuk:

1. Trading house, real estate, pergudangan, pariwisata, resort, olahraga dan rekreasi, rest area, rumah sakit, pendidikan, penelitian, prasarana telekomunikasi, jasa penyewaan dan pengusahaan sarana dan prasarana yang dimiliki Perusahaan, jalan tol dan pusat perbelanjaan;

2. Pengelolaan kawasan ekonomi khusus;

3. Pengelolaan kawasan industri;

4. Kegiatan usaha dalam rangka melaksanakan kegiatan usaha lainnya yang menunjang dan terkait dengan kegiatan usaha utama.

a. Sektor Hulu Sektor hulu terdiri dari kegiatan eksplorasi, pengembangan dan produksi minyak dan gas. Kegiatan usaha lainnya pada sektor ini adalah jasa teknologi bidang hulu, jasa pengeboran, jasa perawatan sumur, pengembangan energi panas bumi dan gas metana batu bara (GMB) serta shale gas.

b. Sektor Pengolahan Sektor pengolahan mencakup kegiatan usaha di dalam negeri di antaranya kilang pengolahan (refinery) dan pengelolaan kilang petrokimia.

c. Sektor Gas, Energi Baru dan Terbarukan Di sektor Gas dan Energi Baru Terbarukan (GEBT), Pertamina telah melakukan beragam penelitian dan pendekatan terkait pengembangan EBT untuk pembangkit listrik dan EBT sebagai bahan bakar nabati non konvensional, termasuk melakukan studi kelayakan untuk pembangkit listrik tenaga biogas dan pembangkit listrik tenaga surya, serta pengembangan bahan bakar nabati berupa green diesel dan bio LNG. Sektor ini juga membawahi proyek-proyek infrastruktur gas seperti pembangunan fasilitas regasifikasi LNG, jalur pipa gas, dan SPBG.

d. Sektor Pemasaran Di sektor pemasaran, Pertamina melakukan usaha pemasaran, perdagangan dan distribusi berbagai jenis produk seperti bahan bakar minyak (BBM), pelumas, LPG, produk petrokimia serta produk-produk non-BBM lainnya untuk pasar domestik dan mancanegara.

e. Sektor Mega Proyek Pengolahan dan Petrokimia Sektor mega proyek pengolahan dan petrokimia merupakan entitas pendukung usaha sektor pengolahan dengan target meningkatkan kapabilitas dan daya saing kilang.

Pengungkapan GRI Standard 102-2 klik di sini >>

32
PERTAMINA Laporan Keberlanjutan 2018