KINERJA EKONOMI

“Sinergi Berbagi”

 

Pertamina percaya bahwa dengan sinergi akan menghasilkan proses kerja yang lebih positif. Sinergi tidak hanya mempercepat pencapaian tujuan tapi juga menghasilkan dampak positif yang lebih besar dan luas. Di tahun 2018, Pertamina memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam melaksanakan program CSR, baik dengan pemangku kepentingan eksternal maupun dengan Anak Perusahaan serta afiliasi.

Sinergi dengan masyarakat selalu menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program CSR Pertamina. Sebagai pemangku kepentingan eksternal yang menerima manfaat secara langsung dari Program CSR yang dilaksanakan, maka sinergi antara masyarakat dan Pertamina merupakan kunci dalam keberhasilan program tersebut. Bentuk-bentuk sinergi yang dikembangkan antara Pertamina dengan masyarakat adalah dalam lingkup pemberdayaan masyarakat yang kemudian akan melahirkan kemandirian masyarakat.

Program Desa Binaan dan Kawasan Ekonomi Masyarakat yang saat ini sudah diimplementasikan dan tersebar ke seluruh wilayah Indonesia merupakan perwujudan nyata dari hasil sinergi pemberdayaan dan kemandirian masyarakat tersebut.

Selain dengan masyarakat, Pertamina juga bersinergi dengan pihak-pihak lain dalam mengimplementasikan program-program CSR yang dikembangkan, termasuk di antaranya dengan BUMN-BUMN lainnya. Salah satu perwujudan Program CSR dalam kerangka sinergi antar BUMN adalah Program 100 Taman Bacaan. Bersinergi dengan PT Balai Pustaka dan PT Pos Indonesia, program tersebut sudah berjalan sejak tahun 2016. Contoh lain dari sinergi antar BUMN yang sudah dijalankan adalah pembangunan rumah ramah gempa di wilayah Lombok yang merupakan hasil sinergi antara PT PERTAMINA (Persero) dengan PT Adi Karya.

Untuk korban gempa di Lombok, Perseroan menyerahkan bantuan berupa 250 unit rumah tahan gempa yang dibangun di dua lokasi, yaitu Dusun Karang Montong dan Dusun Tanah Ampar. Setiap unit rumah dihuni oleh dua kepala keluarga sehingga ada sekitar 500 kepala keluarga yang bisa menempati rumah tersebut. Selain rumah tahan gempa, di lokasi yang sama, Pertamina juga membangun sarana ibadah, sarana kesehatan serta sarana pendidikan, seperti SD, SMP, SMA, dan pondok pesantren.

Biar Mereka Bisa Kembali Berteduh

PT Pertamina (Persero) memberikan bantuan berupa 250 unit rumah tahan gempa untuk warga Lombok Utara yang kehilangan tempat tinggal akibat gempa yang melanda kawasan itu pada awal Agustus 2018. Rumah bantuan tersebut dibangun di dua lokasi, yaitu Dusun Karang Montong dan Dusun Tanah Ampar. Setiap unit rumah dihuni oleh dua kepala keluarga sehingga ada sekitar 500 kepala keluarga yang bisa menempati rumah tersebut.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati bersama Persatuan Wanita Patra (PWP) di Dusun Terengan, Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, pada Selasa (18/9/2018).

“Segera kita selesaikan supaya 250 unit agar warga yang kehilangan tempat tinggal dapat menempati seluruh tempat tinggal yang kami siapkan. Sebelum musim hujan seluruh warga harus sudah menempati rumah transisi,” kata Nicke didampingi Corporate Secretary Syahrial Mukhtar dan Vice President CSR & SMEPP Agus Mashud. “Seluruh drainase juga dikerjakan bersamaan supaya tertata sehingga tidak ada genangan air saat musim hujan nanti,” ujar Nicke melanjutkan.

Selain membangun rumah transisi tahan gempa, Pertamina juga membangun sarana ibadah, sarana kesehatan serta sarana pendidikan, seperti SD, SMP, SMA, dan pondok pesantren, yang sebentar lagi dapat difungsikan. Pasokan logistik pun masih terus disalurkan ke tiga posko Pertamina. Tidak hanya rumah. Pertamina juga sudah membangun sarana untuk sekolah sementara yang bisa juga digunakan untuk sarana ibadah. Perseroan juga membangun SD sampai SMA, dan madrasah. “Jadi, semua yang bertahap kita berikan. Puskesmas juga akan selesai. Kemudian kita diskusi juga bagaimana masjid dan pondok pesantren semua aktivitas yang biasanya sudah bisa berjalan,” ujar Nicke.

Salah satu warga, Sukron Amin tidak henti-hentinya mengucapkan terima kasih atas semua bantuan yang diberikan Pertamina sejak awal bencana hingga saat ini. “Kami di sini banyak bersyukur atas bantuan dari Pertamina. Apalagi sudah dibangun rumah ini. Kami jadi bisa berteduh di rumah, bukan tenda lagi,” ujar Sukron.*

Selain di Lombok, sinergi yang menghasilkan dampak positif yang lebih besar dan luas juga terbukti dari hasil sinergi PT Pertamina (Persero) dengan salah satu anak perusahaannya, yaitu PT Pertamina Lubricants. Dari hasil sinergi dalam program Enduro Student Program, program CSR yang dilaksanakan dapat dikembangkan lebih lanjut hingga menjadi program yang bersifat Creating Shared Value (CSV). Pengembangan dalam program CSV merupakan tingkatan lebih tinggi dari program CSR yang dilaksanakan, dimana aspek sosial menjadi salah satu faktor yang ditekankan dalam menyusun strategi bisnis perusahaan.

Pengungkapan GRI Standard 203-1 dan 203-2 klik di sini >>

88
PERTAMINA Laporan Keberlanjutan 2018