KINERJA EKONOMI

Pertamina Sehat

Selain pendidikan, kesehatan jasmani menjadi salah satu faktor penting dalam membangun masyarakat. Pertamina meyakini bahwa kualitas kesehatan generasi suatu bangsa harus dimulai sejak di dalam kandungan sang ibu. Keyakinan tersebut menjadi landasan salah satu program unggulan pilar Pertamina Sehat, yaitu Pertamina Sehati. Pertamina Sehati menyasar pada ibu hamil, menyusui, bayi, dan balita. Cakupan program Pertamina Sehati meliputi revitalisasi posyandu, pelaksanaan capacity building kader-kader posyandu, awareness dan aktivasi terhadap para ibu pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta merancang dan menerapkan dasar-dasar kemandirian untuk posyandu-posyandu binaan program Pertamina Sehati.

 

Farida, Ikon Posyandu Pelawi

Berjarak 7 km dari pusat Kabupaten Aceh Tamiang, kita akan menemukan sebuah kawasan kampung yang bersih dan telah dinobatkan sebagai 6 (enam) desa terbaik se-Provinsi Aceh dalam Lomba Desa dan Kelurahan tahun 2018. Adalah Farida, seorang perempuan pejuang yang hanya lulusan SMP namun memiliki tekad kuat untuk melakukan perubahan.

Langkah Farida dimulai di tahun 2009 sebagai kader program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk bersusah payah mengajak warga Kampung Sukajadi, Rantau, Aceh Tamiang, Nanggore Aceh Darussalam, melakukan perubahan pola hidup yang bersih. Hasilnya, di tahun 2010 Kampung Sukajadi berhasil meraih Juara 2 Nasional dalam Lomba PHBS. Kini, bersama PT Pertamina EP Rantau Field, Farida mengembangkan Posyandu Pelawi yang telah menjadi rujukan bagi posyandu-posyandu lainnya di Kabupaten Aceh Tamiang khususnya. Atas seluruh dedikasinya, Farida dianugerahi Local Hero Pertamina 2018.

Sejalan dengan salah satu tujuan Sustainable Development Goals, yaitu kehidupan sehat sejahtera, dan juga dengan program nawacita yang digagas oleh pemerintah Republik Indonesia, Pertamina Sehati mempunyai target 0.08% dalam hal maternal mortality ratio di tahun 2020. Pertamina Sehati menyasar pada daerah-daerah sekitar Unit Operasi dan Anak Perusahaan Pertamina serta pada wilayah yang termasuk remote area dan wilayah 3T (Terluar, Terdepan, dan Tertinggal) sehingga mempermudah dan meningkatkan akses kesehatan yang selama ini sulit didapatkan di daerah-daerah tersebut, dengan melibatkan komunitas lokal untuk berpartisipasi dalam menekan tingkat kematian ibu melahirkan dan kesehatan anak balita. Pada tahun 2018, program Pertamina Sehati diterapkan di tidak kurang dari 29 Posyandu dari total Posyandu yang sudah melaksanakan program tersebut hingga tahun 2018.

Pengungkapan GRI Standard 203-1 dan 203-2 klik di sini >>

91
PERTAMINA Laporan Keberlanjutan 2018