KINERJA EKONOMI

Pertamina Berdikari

 

 

Pertamina percaya bahwa bisnis yang berkelanjutan adalah bisnis di mana keuntungan yang dihasilkan perusahaan harus turut menciptakan “efek domino” bagi perekonomian masyarakat sekitar. Melalui CSR, Pertamina telah banyak menciptakan program-program yang mendukung terwujudnya ekonomi masyarakat lokal yang mandiri. Pertamina telah membina lebih dari 100 Desa Binaan dan Kawasan Ekonomi Masyarakat di tahun 2018. Program ini merupakan program pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Pertamina sebagai BUMN turut mendukung peningkatan kualitas UMKM melalui program Rumah Kreatif BUMN. Hingga 2018, Pertamina telah membina sebanyak 15 Rumah Kreatif BUMN.

Rumah Kreatif BUMN (RKB) merupakan rumah bersama untuk berkumpul, belajar dan membina para pelaku UMKM menjadi UMKM Indonesia yang berkualitas, serta sebagai wadah bagi langkah kolaborasi BUMN dalam membentuk Digital Economy Ecosystem melalui pembinaan bagi UMKM untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UMKM itu sendiri.

RKB berperan sebagai pusat data dan informasi serta sebagai pusat edukasi, pengembangan dan digitalisasi UMKM. Rumah Kreatif BUMN akan mendampingi dan mendorong para pelaku UMKM dalam menjawab tantangan utama pengembangan usaha UMKM dalam hal

  1. Peningkatan kompetensi
  2. Peningkatkan Akses Pemasaran
  3. Kemudahkan Akses Permodalan

Dukungan Pertamina terhadap UMKM juga diwujudkan melalui pinjaman lunak sebagai modal usaha bagi UMKM dari dana Program Kemitraan. Program ini sejalan dengan Peraturan Menteri BUMN PER-02- MBU/7/2017 tanggal 20 Juli 2017 tentang Program Kemitraan Badan Usaha Milik Negara dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan.

Memanen Kreativitas Melalui Rumah Kreatif BUMN

Salah satu upaya pemerintah bersama perusahaan milik negara untuk mendorong Usaha Kecil Menengah (UKM) dapat berelaborasi dengan perkembangan dunia digital dilakukan melalui peluncuran program Rumah Kreatif BUMN (RKB). Program ini merupakan rumah bersama untuk berkumpul, belajar, dan membina para pelaku UKM menjadi berkualitas, serta sebagai wadah bagi langkah kolaborasi BUMN dalam membentuk Digital Economy Ecosystem melalui pembinaan bagi UKM untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UKM itu sendiri. Secara khusus, RKB berperan sebagai pusat data dan informasi serta sebagai pusat edukasi, pengembangan, dan digitalisasi UKM Indonesia.

Sejak diluncurkan di tahun 2016, RKB yang dikelola oleh Pertamina telah memiliki mitra 3.818 dan tersebar di Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara Barat. Di tahun 2020, RKB Pertamina dicanangkan dapat menjadi sentra penjualan dan pelatihan UKM atau mitra binaan di daerah masing-masing. Di samping itu, RKB Pertamina diharapkan mampu melakukan optimalisasi penjualan produk UKM melalui e-commerce.

Dana untuk pelaksanaan Program Kemitraan ditetapkan berasal dari penyisihan laba bersih setelah pajak yang ditetapkan dalam RUPS pengesahan Laporan Tahunan BUMN Pembina, yaitu maksimum sebesar 4% dari laba setelah pajak tahun buku sebelumnya.

Program Kemitraan ditujukan untuk meningkatkan kegiatan ekonomi usaha kecil dan pemberdayaan sosial masyarakat agar menjadi tangguh dan mandiri. Dalam penerapan Program Kemitraan Pertamina juga bekerja sama dengan BUMN lain serta lembagalembaga lain yang relevan.

Di sini Pertamina menyediakan pinjaman kemitraan bergulir kepada Mitra Binaan yaitu perorangan, baik dengan sistem kluster atau bentuk kelompok untuk permodalan Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Pembinaan Mitra Binaan juga diberikan melalui kegiatan pameran nasional maupun internasional, pelatihan, workshop ekspor impor dan kegiatankegiatan lainnya.

Pertamina telah menerapkan program kemitraan sejak tahun 1993. Hingga saat ini total sudah 60.338 UMKM yang bergabung menjadi mitra binaan Pertamina dengan tingkat efektivitas penyaluran dana sebesar 31,46%.

 

<< Pengungkapan GRI Standard 203-1 dan 203-2 klik di sini

94
PERTAMINA Laporan Keberlanjutan 2018